Minggu, 11 September 2011

600 Personil Siaga, 200 Brimob Sulsel Didatangkan



Ambon - Untuk mengatasi situasi dan kondisi keamanan di Ambon, aparat 600 anggota TNI/Polri disebar di sejumlah lokasi dan daerah rawan gesekan.
"Hingga saat ini kita telah sebarkan personil gabungan TNI/Polri sebanyak 600 personil di sejumlah lokasi rawan,” ungkap Pangdam kepada wartawan di Ambon, Minggu (11/9).
Dijelaskan, sejumlah lokasi yang dianggap rawan konflik yaitu persimpangan Tugu Triko, Batu Gantung, Tanah Lapang Kecil (Talake), Batu Merah dan Mardika. “Di lokasi-lokasi kita sudah siagakan personil gabungan TNI/Polri,” jelasnya.
Brimob Sulsel
Sementara itu, sebanyak 200 personel Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) diberangkatkan Minggu (11/1) malam dengan pesawat terbang menuju Ambon. Mereka ditugaskan untuk membantu pengamanan atas kekacauan yang terjadi di Ambon.
Pemberangkatan personel Brimob ini dilepas secara resmi oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Syahrul Mamma di Mako Brimob Pabaeng-baeng, jalan Sultan Alauddin, Makassar, Minggu (11/9/2011).
Syahrul berpesan pada para prajuritnya agar bersikap netral di wilayah tugasnya dan tetap menjaga nama baik Polri.
"Kalian harus bersikap netral, tidak boleh memihak pada salah satu kubu dan tidak boleh mencoreng nama baik Polri di Ambon," tandas Syahrul.
Menurut Syahrul, pemberangkatan personel Brimob ini atas perintah Mabes Polri untuk membantu pengamanan atas konflik dua kelompok massa yang terjadi di Ambon. (S-12)